Rumah Impian

1152 Words

Raya dan Khant sudah sampai pada rumah mewah bergaya Eropa yang dikeliling taman yang cukup luas dan juga asri. “Rumah siapa ini, Mas?.” tanya Raya keheranan. Ia masih sibuk menatap bangunan tiga lantai tersebut, saat tangan Khant dengan lembut menariknya masuk. “ini rumahku, rumah yang aku beli untuk aku tempati bersama istri dan anak-anakku kelak, rumah impianku.” sahut Khant setelah mendudukan Raya pada sofa yang empuk. Raya hanya menatap Khant bangga, ada rona kebahagiaan terlihat jelas di wajah tampannya. Lama Raya memperhatikan Khant sampai sesuatu hal membuatnya begitu penasaran. “Mas, keturunan orang Koreanya?.” Tebak Raya, laki-laki itu memang sangat jelas mirip dengan pemain drama korea. Khant nampak tersenyum geli saat Raya baru menanyakan hal itu padanya. tak cukupkah marga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD