"Ngomong apa tadi mas?" Tanya Raya seolah begitu tuli mendengar ucapan Khant. "Kan calon suami kamu, aku" Jawab Khant seraya berteriak, membuat Raya menutup mulut kekasihnya itu spontan. "Hhuussshh... ntar ada yang denger." Desisnya pelan memperingati Khant. sementara laki-laki itu hanya mengedikkan bahu acuh. tak peduli jika ada yang mendengar sekalipun. "Kenapa mas?" Kembali Raya bertanya saat melihat pergerakkan Khant tadi. "Uaatu mmaaauu nomong dappii dituuupp" Sahut Khant berusaha bicara karena tangan Raya yang masih setia membekap mulutnya. menyadari hal itu spontan Raya melepaskan tangannya. "Hehee.. lagi emang kenapa kalau sampai ada yang tahu, toh.. suatu hari juga kita bakal undang mereka" Balas Khant setelah mulutnya tak lagi ditutup. Raya masih diam termanggu, ia hanya te

