:: Author POV :: “Aku dengar kemarin kamu pingsan, kau baik baik saja??” tanya Aleandro pada Glory saat mereka baru saja sampai ditaman untuk berlatih “Percayalah, aku sangat panik. Terlebih kemarin di perpustakaan hanya ada aku dan Glory” sahut Rezdin dia mengangguk anggukan kepalanya “Entah, rasanya kemarin aku sangat lemas. Ditambah lagi entah kenapa rasanya mual” keluh Glory, dia mengelus perutnya pelan. Aleandro mengusak pelan rambut Glory “Ayah dan bunda bilang jika itu mungkin saja karena segelmu terbuka, Glo” ujarnya “Hmm, bunda juga bilang seperti itu kemarin” Rezdin mencubit pelan pipi Glory “Segel?? Segel apa??” tanya Glory bingung “Kekuatanmu terlalu besar, Glo. Sampai kau siap menerima kekuatan seperti itu, segel nya baru akan dibuka” jawab Rezdin. Dia menatap Glory ce

