My Perfect Mate: Epilogue

3124 Words

:: Author POV :: Glory melangkahkan kakinya menuju kamar Rezdin. Dia berjalan didampingi Leon dan Seirin. Glory membuka pintu kamar Rezdin dengan perlahan dan memasukinya. Dia berjalan menuju gorden yang tertutup dan membukanya. Seketika, cahaya matahari menerobos dan mengusir kegelapan di kamar Rezdin. Glory tersenyum melihat Rezdin yang tidak terusik. Dia berjalan mendekati meja dan mengganti bunga yang ada di dalam vas. “Hai Rez. Kau belum mau bangun?? Tidak merindukanku??” tanya Glory. Dia mengusap dahi Rezdin dengan lembut. “Bunda Jessie bilang, malam ini akan ada bulan purnama. Perang sudah berakhir dua hari yang lalu dan kamu belum mau membuka matamu?? Anak anak memberiku bunga. Mereka bilang, bunga ini untuk Alpha nya yang telah memberi mereka banyak keceriaan. Dan kau masi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD