Chapter 20: Hubungan

1992 Words

Bara POV “Makasih ya Kana, kamu udah sempatkan datang kesini hari ini.” ujar Bara di luar restoran, mereka berjalan beriringan menuju lift. “Justru saya atuh kang, yang terima kasih. Sudah ditraktir banyak sampai kenyang.” Kana tersenyum lebar. Senyuman yang selalu refleks membuat Bara ikut tersenyum. Manis. “Kamu langsung pulang?” “Hmm..” Kana melirik jam tangan yang sengaja Bara beli berpasangan dengan punyanya. “Iya nih kayanya kang. Tadi janji sama bunda sebelum jam 8 udah pulang.” “Naik apa? Perlu aku pesankan taksi?” Kana menggeleng. “Saya naik motor si ayah, parkir di basement mall tadi.” “Ooh, oke.” Bara mengangguk. “Maaf ya Kana, aku nggak bisa antar sampai basement.” Bara berkata lagi, sungguh tidak enak dengan statusnya sekarang ia tidak bisa bergerak bebas. Ia jadi rin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD