Chapter 43: Runtuh

1541 Words

Bara POV Bara sebenarnya ingin sekali menceritakan semuanya pada Kana, mulai dari cerita soal ibu kandungnya, juga apa yang ia katakan pada ibu tirinya. Tapi ia ingin menikmati malam ini tanpa cerita panjang lebar soal itu yang baginya hanya merusak mood. Jadi Bara hanya bisa berkata itu awalnya. Toh, waktunya mendekat dengan Kana akan panjang.  “Aku ingin bicara banyak hal, tapi bingung mau mulai dari mana.” Lanjutnya lagi. Kana berdehem. “Maaf ya kang.” Ujar gadis itu. “Terakhir kita ketemu, saya cuma bisa nangis dan tahu-tahu pergi. Kang Adit pasti bingung sama tingkah saya.” Ia menunduk, memainkan kedua tangannya. “Tidak apa-apa, Kana. “ Bara menggeleng cepat. “Aku sudah tahu semuanya.” “Sudah tahu?” Kana mengangkat wajahnya, memandangnya heran. “Iya. Aku tahu, ibuku mengajakmu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD