“Pada akhirnya aku menyerah. Ini adalah akhir dari perjuanganku dan akhir dari kebodohanku. Aku benar-benar lelah. Aku lelah pura-pura tidak tahu ada orang lain di hati suamiku sendiri. Demi wanita itu David meninggalkanku sendirian di tempat yang asing untukku. Aku tidak akan pernah bisa memaafkan hal itu. Meski aku tidak sempurna. Aku bisu. Tapi, apa aku pantas diperlakukan seperti ini? Apa seseorang yang memiliki kekurangan tidak berhak atas cinta yang tulus?” -Lily Kim- •••• Lily mengalihkan pandangannya ke arah kaca jendela mobil. Lily menatap rintik hujan yang mulai turun membasahi jalanan. Pikiran Lily kembali melayang pada momen beberapa jam yang lalu, ketika Lily tidak menyangka bahwa dirinya satu pesawat dengan David, tapi David tidak menyadari hal itu. Setelah sampai di Seoul

