Harapan yang ada dalam hati Lily adalah semakin banyak hari yang ia lalui bersama David bisa membangun kembali kepercayaan untuk mempertahankan pernikahan ini, sebab berpisah sesungguhnya tidak pernah menjadi pilihan terbaik. Tidak ada yang namanya terbaik dalam hal perpisahan. Tapi Lily merasa semakin hari ini justru semakin sulit. Saat David mulai pulang terlambat karena mengatakan ada banyak pekerjaan, pikiran buruk terus menghantui Lily tentang bagaimana jika David kembali mengkhianitinya. Bahkan karena pikirannya, Lily diam-diam mulai memeriksa ponsel David. Ini sudah tidak benar, bukan? Bukankah hubungan ini sudah kehilangan pondasinya? Lily menjadi ragu bahwa pernikahannya bisa diperbaiki, sebab lukanya saja tidak sembuh sampai detik ini. Mungkin masih terlalu awal untuk menilai

