part 22

2617 Words

Aroma parfum itu ... aku sangat membencinya. Ini bukan pertama kalinya aku mencium aroma parfum Elsa di tubuhmu, David. Sudah berulang kali aku menciumnya, tapi aku memilih untuk tidak membahasnya karena takut kau akan kembali memperlakukanku dengan buruk jika aku membahas sesuatu yang coba kau sembunyikan dariku. Awalnya aku bahkan ragu mengatakan bahwa aroma yang tidak asing itu adalah aroma parfum Elsa, hingga kenyataan terus menghantamku untuk membuktikan bahwa itu memang parfum Elsa. Kau pasti memeluk erat tubuh Elsa sampai aroma parfum Elsa bisa ada di tubuhmu. Aku benci membayangkannya dan tidak mau memikirkan apa yang sebenarnya terjadi tanpa aku ketahui, tapi itu terus saja berkeliaran di otakku. Ini membuatku merasa semakin bodoh karena masih diam walau sudah tahu terjadi pers

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD