TPM - THIRTY FOUR

1818 Words

Theodore menatap Axalion dengan tatapan penuh keingintahuan, ia bahkan semakin mendekatkan tubuhnya dengan Axalion. "Katakan apa yang bisa aku lakukan Axa?" tanya Theodore diangguki oleh Axalion. "Mungkin semua orang tak mengetahui bahwa putra Alfonzo mampu meretas jalur penerbangan, right?" Evander yang semula tengah meminum wine lantas menghentikan kegiatannya dan beralih menatap Theodore. "Kau bisa meretas jalur penerbangan?!" desis Evander tak percaya. "Bagaimana kau bisa mengetahui tentang itu?" tanya Theodore pada Axalion. "Hell Theo, aku bahkan bisa mengetahui masa kecilmu yang begitu brutal," balasnya dengan alis yang terangkat satu. "Kau memata-mataiku?!" sentak Theodore tajam. Dan sungguh sifat tenang Axalion yang justru meminum whiskey di tangannya membuat Evander kesal. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD