TPM-FIFTY

1792 Words

Alaizya langsung membalas pelukan sang adik tak kalah erat, wanita itu pun merenggangkan pulukannya saat dirasa sudah cukup meluapkan rasa rindunya. "Aku tau," balasnya singkat. "Oh ayolah kakakmu itu masih bisa bernapas dengan baik Evan, terlalu berlebihan merindukannya," ucap Theodore yang langsung duduk dan meraih kopi kemudian meminumnya. Evander memberengut sebal dan ia duduk di samping Alaizya, sementara Alaizya pun ikut duduk. "Ada yang ingin aku bicarakan padamu Evan," ucap Alaizya yang membuat Evander menolehkan kepalanya dan menatap sang kakak. "Ya aku juga ingin mengatakan sesuatu padamu sebentar," Evander menjeda kalimatnya dan ia menegeluarkan sebuah pin dari saku jasnya kemudian memberikannya pada Alaizya. "Ini milikmu, dan sekarang dengan kembalinya kau artinya kepemimpin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD