“Lo ngapain, Rin?” Agatha menepuk pundak Karin yang saat itu tengah berdiri menghadap jendela kelasnya. Sementara Lando menatap arah tatapan Karin dan begitu jelas pemandangan di hadapan mereka Alka yang tampak sedang menatap Rania dari kursinya. Lando pikir dari sini Karin juga sudah mengetahui bahwa gadis yang Alka sukai adalah Rania. “Ah, gapapa ta. Gue ngaca aja,” jawab Karin tertawa sumbang, “yuk masuk!” ajak Karin merangkul bahu Agatha dan mereka masuk ke dalam kelas diikuti oleh Lando di belakang mereka. Alka yang cepat menyadari kedatangan sahabatnya, pura-pura menatap buku catatan yang tadi Rania berikan kepadanya. Seolah tadi tak terjadi apa-apa. “Lo udah datang,” ucap Alka melihat Lando yang sudah berada di hadapanya menatap dengan tatapan meminta penjelasan. “Kenapa?” tan

