40.Katanya Sayang

2433 Words

“Abby stop!!” jerit si om suami bercampur tawa terbahaknya karena aku pukuli pakai bantal sofa. Nyebelin sih jadi orang. Tapi ya cape juga memukuli dirinya pakai bantal sofa, jadi aku berhenti lalu duduk bergeser dengan wajah cemberut. “Hei…Katanya sayang aku, kok malah ngambek” protesnya malah menggeser duduknya sendiri supaya dekat aku lagi. “Gak jadi, aku ralat” jawabku. Aku abaikan dia yang tertawa lagi. “Memangnya bisa batal sayang?. Yang paling mungkin itu, malah semakin sayang setiap hari, seperti sayang aku sama kamu” jawabnya lalu memeluk tubuhku menyamping lagi. Aku biarkan kali ini, karena terdengar helaan nafasnya dan dia berhenti tertawa. “Aku awalnya sangsi kok kamu bisa sayang aku, sama sepertimu yang menyangsikan rasa sayangmu padaku, Abby” katanya di bahuku. Gantia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD