“Malam ini?” tanya Indri seraya menatap Ratu Widyadari tanpa berkedip, ia merasa bingung karena pernikahan yang dipercepat. Wanita di depannya tak menerima alasan yang diberikan gadis itu. “Toh, kau sudah setuju. Aku hanya minta kau lakukan saja, setelah itu pergilah bersama Arjuna ke mana kalian mau.” Widyadari tak ingin dibantah, kelangsungan negeri ini bertumpu pada pernikahan Indri dan Arjuna. Sedang gadis itu masih belum selesai menata hatinya, dayang-dayang sudah sibuk memandikan, memakaikan wewangian, menggelung rambutnya, memoles wajahnya, memakaikan pakaian pengantin berwarna merah berpadu perak, dilanjutkan memakaikan perhiasan, dan terakhir mahkota yang berat. “Setelah prosesi pernikahan. Kau dan Arjuna harus segera pergi berbulan madu, pergi sejauh mungkin. Lalu secepatnyal

