25. Perasaan yang juga aku punya

1531 Words

"Cowok yang duduk sama lo tadi, itu siapa?" Anyelir menoleh ke arah Vitta saat sepupunya yang sedang menyetir itu bertanya. "Teman," jawabnya. 'Walaupun aku berharap bisa lebih dari itu' lanjutnya dalam hati. "Oh, gue agak kaget karena selama ini lo hampir engga pernah punya temen cowok. Atau emang engga pernah punya sama sekali ya?" ujar Vitta takjub. Anyelir memilih tidak menjawab. Harusnya pertanyaan semacam itu tidak Vitta tanyakan karena sudah jelas jawabannya. Jangankan teman lelaki, di sekolahnya dulu dia bahkan tidak punya satupun teman perempuan di sisinya. "Dia ganteng loh, Nye. Gue suka sama cowok yang tinggi, btw. Rasanya kayak aman aja gitu kan kalau deket sama cowok tinggi," ucap Vitta lagi. Anyelir memalingkan muka, menahan senyumnya agar tidak melebar. Entah kenapa m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD