Ruangan yang sebelumnya menjadi ruang tamu itu, kini terisi berbagai jenis aksesoris menggantung dengan pita-pita menjuntai yang cantik Dominasi warna ungu dan putih membuat suasana terasa nyaman, juga sebuah gapura kecil yang dililit dengan lampu kecil dengan warna kuning membuat suasana vintage semakin terasa. Januari berdiri dengan canggung, menatap ke beberapa orang yang sudah berdiri berjejer di ruang tamu yang luas ini. Sedangkan dua orang yang menjadi pemeran utama dalam keriuhan ini, kini sedang berdiri berhadapan dengan senyum merekah di bibir mereka. "Kenapa? Pengen juga?" Januari menoleh, mendapati Vian yang tersenyum jahil ke arahnya. "Masih lama," jawabnya sambil lalu. Vian terkekeh, dia berdiri bersandar pada tembok sambil menyaksikan kakaknya yang tengah mendengarkan

