SALAH KIRIM KADO 19 PoV : INDRA Malam semakin larut namun mata ini belum jua mampu terpejam. Suasana sangat sunyi. Hanya terdengar denting jarum jam perlahan. Hari ini, sengaja aku menginap di rumah ibu karena cukup malas mendengar ocehan Siska dari kemarin. Ya ... sejak keputusan sah atas perceraianku dengan Sarah kemarin, Siska begitu tampak berbeda. Dia tak lagi selembut dan sopan seperti biasanya. Bahkan seringkali membentak dan menganggap aku hanya sebagai benalu. Benalu, katanya? Padahal dulu dia begitu bergantung pada benalunya ini untuk mencukupi semua kebutuhannya. Kenapa sekarang saat semua berubah, berubah juga perangainya. Ketakutan dan kekhawatiranku selama ini benar-benar terjadi. Siska hanya mencintai kemapanan yang kusuguhkan bukan mencintai diriku dengan segala kekur

