Bab 34

1559 Words

SALAH KIRIM KADO Part 34  Sebuah pernikahan sederhana. Kupikir ijab qabul dan sah saja sudah cukup, apalagi kakiku belum sembuh total. Namun Kak Dareen tetap menginginkan resepsi. Aku tahu karena dia memang anak semata wayang tante Ambar, pasti banyak hal yang dia inginkan di hari spesial putra kesayangannya. "Dua bulan lagi saja resepsinya, Kak. Minggu ini cukup akad saja, lagipula aku nggak mau membuat kamu malu karena kakiku belum benar-benar sembuh," ucapku dengan mata berkaca-kaca. Sedih sekali rasanya, membayangkan sebuah pernikahan yang harusnya begitu membahagiakan justru kakiku masih belum bisa banyak digerakkan. "Kenapa malu? Aku mencintaimu, Sarah. Apa pun yang ada padamu bagiku istimewa" Ucapan serius Kak Dareen justru membuat bulir bening di kedua mataku lolos tak terkend

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD