22.

1431 Words

Dua jam sudah Alfread meninggalkan Meyra di dalam ruangannya. Entahlah apa yang istrinya itu lakukan untuk menghilangkan rasa bosan. Al pun merasakan sedikit rasa bersalah karena sudah berdebat dengan Meyra tentang hal kecil. Dengan tersenyum, Al memutuskan untuk mengajak Meyra pergi keluar jalan-jalan. Ceklek. Al berjalan memasuki ruangannya. "Yaang, maaf yah lam--" Al tidak melihat keberadaan Meyra di dalam sana. Ia mengedarkan pandangannya untuk memastikan bahwa Meyra tidak bersembunyi. Sampai akhirnya Al memejamkan mata dan menggeram tertahan. "Keras kepala. Pasti dia pergi nemuin temen-temennya itu," Al meraih melepaskan jas dan juga dasinya, kemudian menggulung kemejanya hingga sikut. Dan ia pun berlalu untuk mencari di mana keberadaan Meyra. Al berjalan dengan terburu-buru me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD