Mereka tiba di rumah Nia. Di teras rumah sudah menunggu Nia dan kedua orang tuanya. Kakek Mia langsung memeluk Mia. "Maafkan, Kakek. Karena belum sempat mengunjungi kamu. Alhamdulillah kamu mau datang dan menginap di sini." Kakek memeluk Mia dengan mata berkaca-kaca. "Terima kasih, Kakek." Mia sangat senang akhirnya bertemu dengan kakeknya. Sean berjabat tangan dengan Nia dan ibunya. "Tidak disangka ya, Sean. Kamu jadi cucu menantuku. Aku senang sekali." Ibu Nia menjabat tangan Sean. "Terima kasih." "Ayo, Sayang. Kita masuk." Nenek menggandeng pinggang Mia seraya melangkah ke dalam rumah. "Kita ke kamar kalian dulu, sebelum makan makan." Nia ingin menunjukkan kamar tempat untuk menginap mereka. Sebuah pintu dibuka oleh Nia. "Nah ini kamarnya. Semoga kalian betah menginap

