Kedatangan wahyu

1352 Words

Tok... Tok... Tok... Suara pintu di ketuk, aku hentikan kegiatan memotong kain. Berjalan menuju pintu yang letaknya tak jauh dari mesin jahitku. Sengaja pintu aku tutup karena banyak debu yang masuk tertiup angin. Kreeek... Suara gesekan pintu saat kutarik ke dalam. Maklum saja pintu ini sudah tua. Masih terpasang utuh dari aku sekolah sampai sekarang. Mataku membola saat melihat seseorang yang berdiri di hadapanku. Rasa khawatir kembali merasuki hati. Mau apa lagi dia kamari? Tak cukupkah rasa sakit yang telah dia beri padaku? "Mau apa kamu datang lagi kemari?" Ketusku. Mas Wahyu tersenyum menyeringai lalu masuk ke dalam rumah begitu saja. Tak ada sopan-sopannya. "Mau marah karena aku masuk rumahmu begitu saja?"ucap Mas Wahyu lalu menjatuhkan bobot di kursi tanpa rasa bersal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD