Just Take It Easy

1048 Words

"Amanda," panggil Affandi. Membuyarkan lamunan Manda yang masih meyakinkan diri, apakah kebahagiaan itu sudah ia dapatkan. "Iya, bagaimana mas?" sahut Amanda cepat. Berlagak seperti ia tengah berkonsentrasi penuh. Padahal pikirannya saat ini masih asyik melanglang buana. Seakan paham apa yang Manda rasakan, Affandi meminta Amanda untuk tidak memikirkan apa yang ia tanyakan barusan. Pria itu memilih mengucapkan terima kasih pada Amanda karena lagi-lagi Amanda lah yang menyelamatkan nyawanya. "Oya, Mand. Kata dokter hari ini aku diperbolehkan pulang." Affandi sengaja mengalihkan pembicaraan. Tak ingin Amanda-nya terus-terusan memikirkan pertanyaan yang ia ajukan tadi. "Wah. Iya, akhirnya bisa menghirup udara bebas yah. Bisa melakukan kegiatan yang beberapa hari gak bisa mas lakukan," tan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD