BAB XXII

1008 Words

Air mata Hana mulai menetes. Malam pernikahan mereka lewati dengan kesedihan. William memeluk Hana semalaman. Menenangkannya, juga bersyukur karena Hana menjadi miliknya, bersyukur karena Albert dan Abi mempercayakan Hana padanya. Banyak yang William pikirkan malam itu. Sekarang dia sudah menjadi kepala keluarga, tanggung jawabnya menjadi semakin besar Belum lagi saat mereka memiliki anak. Hana tertidur dalam dekapan William. Sunyi dan tenang malam itu. Dua insan yang telah mengikat janji. Saling percaya dan berharap hari esok yang lebih baik. Luka demi luka menggores cerita hidup mereka. Menghancurkan dan memberi bekas. Tapi karena cintalah mereka mampu bertahan. Keesokannya William sudah terbangun terlebih dahulu. Dia menatap wajah Hana yang tertidur. Masih tidak percaya rasanya s

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD