Siska merasa lega ketika ia berbicara jujur kepada Senna, tentang perasaannya yang sebenarnya, terentang rasa irinya kepada Senna karena lahir dari rahim Lisa sedangkan dirinya hanya anak yang ditinggalkan Ibu kandungnya. Siska membenci keluarganya karena hasutan Hanan dan juga Ita ibu kandungannya, hingga membuat kebenciannya itu menggunung. Belum lagi sikap Senna yang ceria dan menjadi satu-satunya putri yang diakui oleh Hamdan Atmaja. Senna menghapus air mata Siska dengan jemarinya, ia juga merasa lega karena ternyata kebencian Siska padanya, karena hasutan orang lain. Mungkin kesempatan kedua ini diberikan padanya untuk benar-benar mengubah hidupnya dan ia tidak kehilangan orang-orang yang ia sayangi. Ternyata semua masalah akan terpecahkan, jika mereka saling jujur tentang hati dan

