Keluarga yang sebenarnya

1310 Words

Senna dan Siska tertawa terbahak-bahak mengingat bagaimana kelakuan Senna yang membuat Selvi tidur dikamarnya Barata. Apalagi Selvi memang memiliki kebiasaan buruk dengan memakai baju pendek, jika ia tidur. "Gila kamu ya Mbak," ucap Siska. "Nggak apa-apa, lagian mereka sama-sama jomblo. Syukur-syukur bisa bersama kalau nggak bisa yang nggak apa-apa," ucap Senna. Ia melihat jam ditangannya dan ia menghela napasnya. "Punya suami yang gila kerja memang begini," ucap Senna dan terdengar suara azan magrib di ponselnya membuatnya segera bediri. "Mau kemana Mbak?" Tanya Siska melihat Senna yang saat ini berdiri menjauh darinya. "Mau telepon Mas Guntur dulu dan mau tanya apa dia masih ingat pulang," ucap Senna membuat Siska terkekeh. "Sekalian mau sholat dulu!" Ucap Senna. Senna melangkahkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD