Ternyata rindu

1243 Words

Senna merasa sangat sedih dan ia menangis dalam mimpinya, hingga akhirnya ia terbangun lalu terkejut saat menyadari jika saat ini ia berada didalam Apartemen Guntur. Bahkan ia sedang membaringkan tubuhnya diranjang milik Guntur Pradana Wasesa dan itu membuatnya menghela napasnya karena ia baru ingat jika ia memang tidak pulang ke Rumah orang tuanya. Tenggorokan Senna terasa amat kering dan sungguh ia sangat sedih saat ini, bukan hanya sedih tapi ia terluka hingga kecewa dengan apa yang sedang ia alami. Mimpi yang sering terlintas di tidur nyenyaknya itu, membuatnya tidak ingin tertidur dan ia menteskan air matanya karena setiap kali dingatkan dengan kenangan itu kejadian-kejadian menimpanya yang harus segera ia hindari terus bermunculan. "Gila...aku bisa gila kalau memikirkan ini semua,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD