Senna merasa sangat malu dengan apa yang terjadi semalam, ia begitu agresif dan ia menatap tubuhnya dicermin lalu sangat terkejut dengan apa yang ia lihat. Ia bahkan pernah mengatakan jika suaminya ini sepertinya tidak tertarik padanya dan kemungkinan besar memilki kelainan seksual, tapi melihat apa yang terjadi semalam semuanya terbantahkan. Sekarang semua ingatan yang terjadi semalam membuatnya tidak bisa berkata-kata dan Guntur Pradana Wasesa sosok laki-laki gagah, yang membuatnya kewalahan tadi malam. Senna menghela napasnya dan ia segera keluar dari kamar mandi dengan cepat. Ternyata Guntur masih duduk disofa, seolah sedang menunggunya membuat wajahnya memerah apalagi ia baru saja melewati Guntur, dengan hanya menggunakan handuk. Ia membuka lemari dan mengambil bajunya disana lalu

