Bab-94

1244 Words

Dengan langkah berat Christian sampai di depan rumah Jesslyn. Dia menatap rumah itu dengan helaan nafas panjang, lalu mengetuk pintu rumah itu beberapa kali sehingga pemilik rumah ini membuka pintu lebar-lebar dengan ekspresi yang lucu. “Selamat malam calon istri.” Sapa Christian dengan sumringah. Jesslyn tak menjawab sapaan itu, dia lebih fokus menatap penampilan Christian yang kacau, bau alkohol meskipun tidak begitu menyengat tapi Jesslyn tahu jika Christian habis mabuk. Ditambah lagi dua koper besar di tangan kiri dan juga kanan Christian yang membuat wanita itu geleng kepala. “Ini– apa-apaan Tia!!” Seru Jesslyn kaget. “Mulai malam ini aku akan tinggal sama kamu di rumah ini.” Jesslyn membuka mulutnya tapi Christian lebih dulu memotongnya. “Nggak ada penolakan, mulai malam ini ki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD