Mengajak ke Cafe

1089 Words

Alina bersenandung sambil memakaikan Lovely pakaian yang cantik, karena bayi mungil itu baru selesai mandi. Harum khas bayi memenuhi kamar itu, setelah selesai, Alina menggendong Love turun ke bawah. Inah nampak sedang menyetrika baju. "Eh...si Montok sudah mandi...wanginya tercium sampai sini lho..." Ujar Inah. "Iya Mbak Inah...aku cudah mandi dan wangi...cebental lagi Papa pulang, aku langsung di cium deh..." Sahut Alina dengan logat bayi. "Aih Alina...Baby Love yang di cium pasti kena sedikit lah ke Alina...lumayan dapat cipratannya hehehe...." Goda Inah. Alina tersenyum kecut. "Iih...Mbak Inah nyebelin...aku sih sebenarnya tidak mau dapat cipratannya....maunya dapat aslinya ...ups..." Alina menutup mulutnya dengan tangannya. "Tidak apa-apa Lin...aku tau kok maksud kamu dan aku ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD