Intimate

1816 Words

Hening sempat terjadi sesaat. Bahkan untuk pria seperti Adrian pun butuh waktu untuk mencerna situasi ini. Napas beraroma alkohol itu masih kuat tercium dari Stefhana, membuat sentuhan bibirnya terasa memabukkan jika diresapi lebih lagi. Adrian menginginkan itu. Setelah menutup pintu di belakangnya, tangan Adrian tidak diam. Ia segera menggenggam kedua pundak Stefhana dan mendorong tubuh gadis itu masuk lebih dalam dan rebah di atas kasur. Seiring itu, bibir Adrian menekan, mencari celah untuk lidahnya dapat masuk. "Ngghh..." Stefhana mengerang saat ciuman mereka semakin dalam. Suaranya mengusik hening tengah malam, terdengar basah dan intens. Mendengar itu, Adrian semakin sulit mengatur dirinya. Lebih dalam lagi ia menekan lidahnya masuk, menyesapi rasa alkohol yang tertinggal, menikmat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD