Dikira yang datang Elvano, eh yang datang Dani. Si pria ngeselin. Duh Elsa baru ingin bernapas lega malah kembali sesak napas, nanti malah jadi bengek. Ngarep banget Elvano datang menjemput, melamar atau hal lain, eh gak usah jauh-jauh ngarepnya deh, minimal-minimalnya cuma nyusul doang juga gak apa-apa, ini malah tidak mencari Elsa sama sekali. Harapan Elsa ambyar gara-gara Dani yang datang. Mungkin Elsa jangan terlalu banyak berharap karena berakhir kecewa, Elsa mungkin jadi wanita jalang pemuas ranjang Elvano saja. Kenapa juga si makhluk tak kasat mata ini malah datang ke rumah, bikin mood Elsa yang semula bagus jdai jelek. “Kenapa gue malah ngarep Elvano yang dateng sih?” Elsa menggelengkan kepalanya. Wajah Dani yang semula dia lihat sebagai Elvano kini sudah kembali normal lagi.

