OMG

2458 Words

Aku memandangi pantulan diriku dari balik cermin yang tersedia. Jemariku yang bebas mulai terangkat untuk menyentuh suraiku yang telah dipangkas pendek sebatas bawah telinga. senyumanku terbit begitu saja. Orang bilang potong rambut saat jatuh cinta itu melegakan, dan kurasa aku akan setuju terhadap statement itu untuk sekarang. “Begini kelihatan lebih fresh, Bos. Aku tidak mengira kau akan mengundangku kerumahmu saat akhir pekan,” ujarnya puas sambil mengagumi kecantikan sang bos yang dimatanya tak memudar meskipun bentuk tubuhnya berubah banyak. Dia malah makin terlihat menawan. “Ya, ini tidak buruk aku merasa lega,” ujarku membalas perkataan Renatta. Setelah ada banyak hal yang tidak terpikirkan di kepala. Aku telah kehilangan banyak hal yang ada disisiku. Especially, orang terdekatku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD