“Perselingkuhan tidak akan pernah terjadi bila penghuni rumah itu sendiri tidak membuka pintu ketika rumahnya diketuk oleh seorang tamu. Apalagi sampai membiarkannya masuk,” Kata-kata itu sedikit membuatku mengeratkan kedua tanganku sendiri. Malam ini, selepas Mike mengantarkanku pulang. Erwin tiba-tiba saja menawanku diruang tengah begitu masuk. Pria itu terlihat cukup tegas terhadap apa yang hendak dia utarakan. Apalagi kata-kata yang sepertinya dia coba sebisa mungkin untuk tidak membentuk stigma tuduhan. Tapi mendengarnya berkata demikian aku tahu bahwa telah terjadi sesuatu dibelakang. Ada sebuah kesalahpahaman yang telah ditaburkan seseorang tanpa sepengetahuan. “Kau percaya apa yang dikatakan orang luar padamu?” kedua tanganku mengepal dibawah sana. Aku Erwin bukanlah seorang pr

