Ada Adegan khusus 18++
Ayu sangat bahagia saat mendengar dia akan pulang menjenguk keluarganya dikampung.
Karena Tubuh Ayu masih lemah karena kehamilannya, alex mengundur keberangkatan mereka ke kampung Ayu.
Saat pagi hari selalu mengeluarkan makanan yang dia makan, Ayu terlihat pucat dan Alex merasa Iba melihat Ayu yang nampak tidak sehat.
"Aku tidak menyukai kau seperti ini Ayu" Ucap Alex saat melihat Ayu keluar dari toilet kamarnya.
"Maaf tuan..Saya tidak bisa menahan rasa mual saya, Kalau tuan tidak suka saya akan pindah kamar" Jawab Ayu.
Alex terlihat kesal Ayu berkata seperti itu. Alex merasa ada yang aneh dalam perasaannya kepada Ayu. Rasa bahagia, Takut kehilangan dan Senang berada dekat Ayu.
"Bagaimana kalau kita Babymoon Ayu..?" tanya Alex.
"Apa itu tuan" Tanya Ayu balik.
"Ha..ha..ha..Kau tidak tau itu Babymoon Ayu?"
Ayu menggeleng kan kepalanya perlahan.
Alex lantas mendekati Ayu dan membisikan;
"Babymoon adalah Saat nya aku menengok bayi kita"
Ayu hanya diam, Tidak mengerti.
"Bagaimana kalau kita ke Bandung setelah itu kita mampir kerumahmu untuk menginap?" Ucap Alex.
Ayu menunduk setuju dan tersenyum.
Sebelum mereka pergi Ayu memeriksakan dirinya dahulu dan dokter memberi obat agar mualnya tidak terlalu parah.
Sebenarnya ada hal yang membuat Alex merasa Ayu tidak aman di rumahnya sekarang, Alex yakin Orangtuanya pasti akan datang kapan saja dan itu berbahaya untuk Ayu dan kehamilannya.
......
Ke esokan harinya Ayu dan Alex berangkat mengendarai mobil mewah nya dan pasti dengan pengawalnya.
Ayu tiba di sebuah Villa di daerah dingin, Ayu sangat menikmati udara sejuk disini.
Divilla hanya ada mereka berdua, Pengawal di tempatkan di Villa lain.
Alex ingin Privasi dengan Istrinya saat ini.
Ayu masuk ke kamarnya, Terlihat ranjang besar. Dia keluar kamar ternyata ada dapur bersih dan meja makan yang mewah.
Alex baru saja masuk ke Villa dan langsung memeluk Ayu dari belakang.
Alex mengangkat Dres Ayu sampai perut dan memperlihatkan celana dalam Ayu berwarna Pink.
Ayu menggunakan Dres pendek selutut warna coklat muda dan itu membuat Alex sangat b*******h.
"Saya malu, Nanti dilihat orang" Ucap ayu pelan.
"Tenang saja di sini hanya ada kita berdua" Jawab Alex.
Alex menuntun Ayu kemeja makan dan mendudukannya di meja kayu tersebut.
Alex melepas Dres Ayu dan membuangnya sembarang.
Ayu tampak malu, dan mencoba menutup dadanya.
Alex membuka baju dan celana, Dan sekarang dia polos.
Satu persatu Bra dan celana dalam Ayu dilepas.
Alex membuka kaki Ayu lebar dan mulai mengecup Ujung kenikmatan Ayu.
Terlihat Ayu menggelinjang dengan sekali sekali mendesah menahan nikmat.
"Ah..Tuan geli.." Ucap Ayu dengan nada b*******h.
"Nikmati Ayu..Maka kau akan tau rasanya bercinta" jawab Alex.
Alex masih memainkan Ujung Lubang kenikmatan Ayu, Dan tak lama Ayu berteriak pelan.
"Tuan Aku mau pipis"
" Keluarkan Ayu..sepuasmu"
Terlihat Cairan putih bening keluar dari Lubang kenikmatan Ayu dan Ayu terlihat lelah setelah pelepasan pertamanya.
Alexpun sudah siap memasukan Kejantanannya ke Lubang kenikmatan Ayu.
Bles..
Kejantanan Alex masuk ke Lubang kenikmatan Ayu, Perlahan Alex memaju mundurkan pantatnya.
"Ah..Ayu milikmu sangat sempit dan nikmat" Alex meracau..
Ayupun mendesah:
"Ah..Ah..Ah..Alex.."
Setelah Puas Alex mempercepat ritme permainannya dan:
"Ah..Aku keluar Ayu"..Alex melepas benihnya ke rahim Ayu.
Ayu terkapar di meja makan dengan kaki masih terbuka karena Alex masih menacapkan miliknya di Lubang kenikmatan Ayu.
Alex mengangkat tubuhnya dari atas tubuh Ayu.
Ayu beranjak berdiri dan terlihat ada cairan mengalir di kakinya sisa sisa permainan panas mereka.
Dan mereka membersihkan tubuh mereka masing masing.
........
Alex dan Ayu menikmati Babymoon mereka.
Ingin rasanya Alex selalu seperti ini.
Alex memang akan menitipkan Ayu di Kampung selama kehamilannya, Buka Alex mencampakannya tapi Alex tau akan terjadi hal buruk bila Alex membatalkan pernikahan dan Orangtua Bella tau kalau Alex sudah menikah.
Ayu sampai saat ini masih tidak tahu bahwa Alex akan meninggalkanya di kampung, Dia merasa Alex sudah berubah lebih baik dan halus sikapnya.
Alex mengajak Ayu pulang kerumah orangtuanya, Sebelumnya mereka berbelanja banyak kebutuhan Ayu.
Ayu terlihat heran dengan belanja yang begitu banyak.
"Tuan kenapa berbelanja baju dan kebutuhan saya yang lain begitu banyak, Memang berapa lama kita akan menginap di rumah Bapak"? Tanya Ayu.
"Akan lama" jawab Alex.
Ayu hanya bisa diam.
Sekarang mereka sudah menuju kampung Ayu.
Sepanjang perjalanan Ayu terdiam, Banyak tanya dalam hati. Apa Alex akan meninggalkannya di kampung dengan kondisi Hamil muda. Apa Kata orang nanti dan bagaimana dia akan hidup.
"Ayo turun.." Ajak Alex kepada Ayu.
Seketika Ayu terhentak dari lamunannya, ternyata dia sudah tiba di hotel sederhana dekat rumahnya
"Kenapa kita kesini tuan?" Tanya Ayu.
"Kita akan menginap disini, Nanti kita akan berkunjung kerumah orangtuamu setelah istirahat sebentar. Liat mukamu sangat pucat" Jawab Alex.
Karena stres Ayu merasa sangat lelah dan tak nafsu makan. Tapi karena terlalu bersemangat akan bertemu keluarganya, Rasa pusingnya dia tahan.
"Baiklah, Aku merasa sangat lelah tuan.." Ucap Alex sambil turun dari mobil.
Menjelang malam Ayu dan Alex berkunjung ke rumah orangtua Ayu.
"Assalamualaikum.." Ucap salam Ayu, Disambut oleh Adiknya.
"Ibu ada Teh Ayu.." Teriak Adiknya Ayu kepada Ibunya.
Ibu Ayu berlari menghampiri Ayu dan langsung memeluknya.
"Gimana kabarmu Anakku, kami disini sangat merindukanmu" Ucap Ibunya Ayu.
"Ayu sehat Bu, Ayu juga kangen sama kalian disini" Ucap Ayu sambil terisak.
Alex hanya bisa melihat Ibu dan Anak saling melepas rindu.
"Eh Tuan Alex..Maaf Ibu cuekin.. Ayo masuk" Ibu Ani menyapa menantunya.
"Bapak kemana bu...?" Tanya Ayu.
"Bapak lagi kerumah Pak RT, Besok mau panen jadi mau minta tolong tetangga untuk memanen Padi" Jawab Ibu Ayu.
Tak lama Ayahnya Ayu datang dan berbincang dengan Alex. Malam mulai larut. Ayu dan Alex Pamit untuk kembali ke Hotel.
........
Dipagi hari Ayu dan Alex sudah terbangun dan menikmati sarapan di Hotel.
Alex mengajak Ayu jalan-jalan, Alex ingin menujukan sesuatu kepada Ayu.
Sekarang Ayu dan Alex sudah di mobil, Arah Mobil menuju Rumah Ayu dan berhenti di depan bangunan. Ya..Ayu ingat ini Rumah bekas Juragan Herman. Juragan Herman sudah meninggal, Istrinya ikut dengan anaknya ke kota.
"Ayo turun.." Ajak Alex kepada Ayu.
Ayu masih bingung kenapa Alex mengajak Rumah bekas Juragan Herman.
Tapi ada beberapa yang sudah di rehab.
"Tuan ini Rumah Juragan Herman, Kenapa kita kesini ?" Tanya Ayu bingung.
" Ini sekarang Rumahmu, Jarak dari rumah ini ke rumahmu tidak jauh. Sengaja Aku membeli rumah ini agar kau dekat dengan keluargamu" jawab Alex.
"Apa kau akan meninggalkanku di sini Tuan" Tanya Ayu dengan muka masih bingung.
"Iya, Selama kamu hamil dan sampai melahirkan kamu di sini, Sepertinya aku akan sering keluar negeri untuk bisnis dan Aku tidak bisa meninggalkanmu di rumah sendiri hanya dengan pelayan" Jawab Alex panjang.
Ayu menunduk dan menangis, Kekhawatiran Ayu ternyata benar. Ayu akan ditinggalkan dikampung saat hamil.
Tiba tiba Ayu merasa lemas dan tidak mampu berdiri tegak.
Alex dengan sigap menahan tubuh Ayu yang terkulai lemas, Dan menggendongnya masuk kerumah yang Alex beli dan mendudukannya di ruang tamu.
"Hai..Kenapa Kau tiba-tiba seperti ini, Wajahmu sangat pucat. Dan kenapa kau menangis" Tanya Alex bingung.
"Kenapa Tuan memcampakanku..Tuan" ayu lirih.
"Apa, Aku tidak mencampakkanmu Ayu. Kenapa kau berpikir seperti Itu?" Tanya Alex sedikit Emosi.
"Wanita Hamil ingin selalu dekat suaminya, Kenapa Kau malah menjauhkanku darimu" Ucap Ayu terisak.
"Kau salah Ayu, Aku ingin kau Aman dan tidak Kesepian saat Aku tidak ada dirumah maka nya Aku membeli rumah ini. Aku akan mengunjungi setiap minggu bahkan mungkin aku akan Tinggal disini bila pekerjaanku selesai" Jawab Alex meyakinkan Ayu.
Sebenarnya Alex ingin Ayu tidak menjadi sasaran keluarganya dan Keluarga Bella.
Makanya Alex menjauhkan Ayu dari keluarga Alex dan Bella.
Ayu masih menunduk dan menangis, Ayu hanya berusaha mempercayai Alex sekarang ini, Entah Alex benar atau tidak mencampakan Dia dan Bayi dalam kandungannya.
Saat masuk ke Rumah barunya, Ayu sangat terkejut karena Semua perabotan dan perlengkapan semua tersedia.
Alex sudah menyiapkan semuanya sebelum Ayu datang.
"Ayo kita masuk kekamar" Ajak Alex.
Ternyata kamar nuansa biru langit penuh dengan perlengkapan bayi. Ranjang, lemari dan mainan bayi sudah lengkap.
"Aku tidak tau jenis kelamin Bayi kita, Maka Aku memilih warna netral untuk kamar bayi kita" Ucap Alex bersemangat.
Ada sedikit rasa Haru di hati Ayu, Alex sangat antusias dengan bayi yang baru 6 minggu dia kandung.
Sedikit keraguannya menghilang, Tentang Alex akan mencampakan dia dan Bayinya.
" Aku sudah memasang Semua Sudut CCTV, Aku bisa memantaumu walaupun aku tidak disini, Jangan macam macam denganku" Ucap Alex tersenyum
"Astaga..Tuan memang Posesif" Jawab Ayu sambil memukul keningnya pelan.
Bersambung...