17

573 Words

Happy Reading.....   ***** Setelah selesai makan malam dan mengobrol sedikit akhirnya mereka kembali ke kamar masing-masing. Roy menarik tangan Inez ke lantai dua dimana kamar mereka berada. "Aish apa kau tidak bisa sabar heh" Omel Inez namun Roy hanya diam saja. Setelah sampai dikamar Roy membuka-kan pintu dan tidak lupa ia menguncinya juga. "Kenapa harus di kunci?" Tanya Inez heran dengan tingkah laku Roy. "Tidak apa sayang." Jawab Roy. "Aku tidak suka pria lain melihat mu." Lanjut Roy lagi Inez yang mendengar kalimat terakhir Roy menjadi bingung dan berpikir dengan keras, siapa lelaki yang pria itu katakan. Dan setelah beberapa menit akhirnya Inez sadar jika yang Roy kata kan adalah salah satu bodyguardnya yang--hmmm, lumayan tampan, tapi lebih tampan Roy juga. Aish apa yang aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD