Happy Reading... ***** "Aku mencintai mu." Bisik Roy di telinga Inez, posisi mereka sekarang sangat intim, dimana Roy yang memeluk Inez dari belakang dan tangannya berada di depan perut rata Inez. "Kapan dia hadir di sini?." Tanya Roy sambil mengusap pelan perut Inez. sedangkan Inez, tiba-tiba sedih ketika mengingat bahwa mereka masih belum di karuniai seorang anak. "Aku tidak tahu." Jawab Inez pelan, rasanya ia ingin menangis saja sekarang. Apakah tuhan masih belum mempercayai mereka untuk menjaga seorang anak. "Ssstt ... Jangan sedih, mungkin baby nya masih dalam proses." Hibur Roy sambil mencium rambut istrinya "Bagaimana jika aku tidak bisa hamil?" Tanya Inez sambil membalikkan badannya untuk menghadap ke arah Roy. Matanya sudah berkaca-kaca, ia sangat ingin menimang seorang bayi

