23

958 Words

Happy reading   ****   Inez menggeliat dalam tidurnya saat merasakan seseorang mencium seluruh permukaan wajahnya. "Emm..." Gumam Inez sambik menyingkirkan seseorang yang terus mencium wajahnya tersebut. "Hey, bangun sayang." Bisik Roy sambil terus mencium wajh Inez bahkan tangan Roy mengenggam salah satu aset berharga Inez. "Ahh, Roy aku lelah." "Kau perlu makan sayang, ini sudah pukul lima sore." Kata Roy sambil membalikkan wajah Inez ke arah nya. "Nanti saja ya." Kata Inez dengan memelas. "Tidak bisa sayang, nanti kau sakit bagaimana." "Baiklah Tuan pemaksa." Ucap Inez dengan jengkel, masih tidak menggunakan sehelai benang pun, Inez duduk di atas ranjang mereka. "Tolong ambilkan jubah mandi ku." Kata Inez dengan cepat Roy mengambilnya di dalam kamar mandi, untung pria itu s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD