Tanpa membuang waktu lama, Jaka dan Tiffany menyerbu masuk, senjata langsung terarah pada tiga sosok di ujung ruangan: Anil Puri, Gopal Chopra, dan Prabhas Dev yang pucat ketakutan. Anil menggenggam pistol, matanya merah penuh kebencian. Gopal, dengan darah menetes di pelipisnya, menatap Jaka dan Tiffany dengan amarah membara. "Kalian pikir sudah jadi pahlawan..." desis Gopal. "Buronan sialan! Kalian tak akan menang!" Jaka menarik napas panjang. "Tidak ada yang menang malam ini, Gopal. Semua tentang keadilan dan kebenaran, kebusukan kalian harus selesai!’ Anil mengangkat pistol nya, tapi Tiffany lebih cepat. DORR! Tembakannya tepat sasaran dan mengenai senjata Anil, membuat pistol itu terlempar. Inspektur Rahul Shetty masuk bersama beberapa polisi, mengepung ruangan. "Kalian tertangk

