Menabrak Pelaminan Suamiku PoV Della Amanda Bab 29 Bayangan kecelakaan itu masih terekam jelas di memori ingatanku, Dani meregang nyawa. "Dia selamat atau tidak ya?" gumamku. Tapi jika Hans tidak memergoki kecurangan yang Dani lakukan, kemungkinan terburuk bisa saja kini aku yang mengalami kecelakaan. Betapa busuk hati Dani, aku prihatin dengan apa yang terjadi tapi sekaligus miris merasa prihatin dengan orang yang ingin berniat mencelakai diriku. "Hei, jangan di ingat terus kejadian tadi. Tak baik untuk psikismu," ujar Hans yang kini sudah berada duduk du sampingku, kami duduk di tepian kolam renang. "Sejak kapan kamu peduli padaku?" "Juteknya mulai deh keluar, aku selalu padamu mungkin kamu tak merasakannya Dell," jawab Hans dan kini menatapku. "Maaf, jika aku tidak ada peka

