BAB 64

1265 Words

Rey berbaring miring dengan kepala menghadap tepat pada perut buncit Jingga, mengusapnya pelan sambil sesekali mengajak berbicara bayi dalam kandungan sang istri. Dia takjub mendapati pergerakan sang anak yang mulai aktif. Jingga sudah memberitahunya jenis kelamin bayi mereka dari hasil USG. “Hai, jagoan papa lagi ngapain?” kekeh Rey. “Hey! Dia menendangku,” gelaknya takjub. Jingga tersenyum melihat tawa tulus sang suami. “Sakit, ya?” Rey bertanya pada sang istri pasalnya sang anak menendangnya cukup keras membuat Jingga sedikit meringis. “Sakit sih nggak tapi geli, Mas.” Rey mengusap kembali perut istrinya, “Jangan nakal ya, Sayang ... kasihan mamamu,” ucapnya. “Iya, Pa,” jawab Jingga menirukan suara anak-anak. Rey melirik istrinya yang tampak menggelikan sambil tersenyum manis. M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD