BAB 59

1326 Words

Hari Minggu, hari paling ditunggu oleh sebagian penduduk bumi apalagi bagi mereka yang sibuk bekerja dan hanya memiliki waktu di akhir pekan sebagai hari untuk melepas penat. Begitu pula dengan Rey yang masih membungkus rapat tubuhnya dengan selimut. Meskipun matahari sudah beranjak naik dia enggan untuk sekedar membuka mata. Kepergian sang istri memberi banyak pengaruh baginya terutama saat malam tiba. Rey harus tidur sendiri tanpa memeluk Jingga adalah hal yang paling tidak dia inginkan. Suara notif pesan masuk berbunyi di ponsel membuat Rey mau tak mau membuka mata yang masih terasa berat karena semalaman begadang. Tidak bisa tidur lebih tepatnya. Pria itu meraih gawai di atas nakas berharap sang istri yang mengiriminya pesan namun harapan itu pupus saat nama Mira terpampang di layar.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD