“Rey ada?” tanya seorang wanita cantik pada Seira. “Ada, Bu. Tapi mohon maaf pak Rey sedang tidak bisa diganggu,” jawab ramah Seira. Tanpa mempedulikan ucapan sekretaris Rey, wanita itu bergegas masuk tanpa mengetuk pintu. Rey menoleh mendengar pintu ruangan dibuka. Siap mengeluarkan tanduk pada orang yang lancang membuka pintu ruangannya. “Lyra?” kagetnya mendapati seorang wanita muncul di hadapan. “Halo, Sayang. Apa kabar?” sapa wanita itu dengan senyum mengembang. “Masih sama kaya dulu ... nggak punya sopan santun!” ujar Rey datar alih-alih menjawab sapaan wanita itu. Lyra terkekeh. “Ternyata kamu masih inget kebiasaan aku ... jadi terharu. “ Gadis dengan penampilan seksi itu berjalan mendekat kemudian duduk di depan Rey tanpa dipersilakan. “Lagian aku 'kan pacar kamu, masa nggak

