Meidinda Rajingga Sepulang dari Sumba membawa energi baru untuk kami. Seperti merefresh kembali cinta kami. Kami kembali ke aktivitas semuala. Aku tetap melanjutkan magang di perusahaan farmasi milik almarhum papanya mas Alan dan melanjutkan menyusun tesis. Perkuliahan hanya ada dua mata kuliah terakhir sehingga tidak terlalu berat. Jarak dari rumah ke kampus pun tidak terlalu jauh, semua terasa ringan. Aku hanya bolos kerja satu hari saja untuk masuk perkuliahan. Sore itu baru saja memajukan mobil dan mengambil haluan untuk berbelok meninggalkan halaman parkir Helios Farma tempatku magang. baru separuh badan mobil keluar pos penjagaan aku dikejutkan dengan seseorang yang menghadang mobil. Segera kuinjak rem dan menimbulkan suara ban mobil mendecit. Suara hardikan petugas penjaga

