Dermaga

2104 Words

Alan Wibisana     Jinggaku yang periang , keras kepala, tetapi peduli sesama dan penyayang berhasil membuatku cemburu dan posesif. Mungkin aku salah melakukan pendekatan saat di kampus dulu membuatnya takut bahkan sempat menolakku mentah-mentah saat melamar dulu. Saat itu aku frustasi, tapi hasil nggak pernah mengkhianati perjuangan kan? Pelan-pelan dia mulai membuka diri dan mengungkapkan kekesalannya padaku. Aku akui caraku salah melakukan pendekatan dulu, tapi sudah bulat tekadku akan memperbaikinya. Jingga yang mau saja kukerjai saat kusuruh menyuapiku dengan tangannya. Pada awalnya terlihat kesal, tapi sejurus kemudian dia melakukannya sepenuh hati ─ membuatku jatuh cinta lagi.  "Mas, kok ngeliatin aku begitu sih ?" tanya ketusnya membuyarkan lamunanku. "Kapan kita pulang, Mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD