Semalam Renata tidur bersama Neneknya di kamar sembari berbagi cerita. Neneknya menceritakan masa kecilnya dan dia menceritakan kenakalannya pada jaman sekolah. Semalam dia tertawa bersama Neneknya mengingat kenangan mereka di masa lalu. Sangat lucu dan begitu indah untuk diingat. Saat ini dia tengah memberi Pelangi ASI di ruang tengah. Sementara Mama dan Neneknya sibuk di dapur untuk membuat sarapan. Renata masih tidak menyangka jika Neneknya meminta maaf pada Mamanya dan menerima Mamanya sebagai istri dari Papanya. Mengingat dulu Neneknya tidak menyukai Mamanya karena berasal dari orang tidak mampu. Renata berharap ini selamanya seperti ini. Keluarganya harmonis tanpa konflik bersama Neneknya. Renata mencolek pipi sang putri yang lahap. Entahlah, sekarang dia merasa putrinya semakin m

