40. Penolakan dan Salah Paham

1424 Words

“Pak, Bu Agatha mengirim pesan sama saya, dia bertanya kapan Pak Boy pulang? Katanya ... dia minta Pak Boy untuk lekas pulang kalau urusan sudah selesai!” Steven berkata saat ia menghampiri sang bos. Tapi begitu ia lihat mimik muka Boy, Steven langsung mengerutkan dahi. Kenapa si bos tampak kusut seperti itu? Begitu dalam hati Boy bertanya-tanya. “Pak Boy ...?” panggilnya saat berada di samping bosnya. “Eh, iya?” Boy yang sedang menopang dagu itu langsung menurunkan tangan dan menatap ke arah Steven. “Kenapa? Kau mau memberikan laporan hasil rapat kemarin?” Steven pun menggeleng. Tampak sekali jika sang bos sedang melamun sejak tadi, karena tiba-tiba menjadi kaget seperti demikian. “Bukan! Laporan rapat kemarin, kan, sudah saya berikan sejak tadi!” Steven menunjuk pada sebuah dok

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD