DJ 32

1118 Words

Di saat Nisa masih membahas tentang keluarga Bakkas yang ternyata sahabat dan ada hubungan kerja dengan keluarga Setiawan, mata Sopian justru disibukkan menatap Haruna yang sedang duduk santai sambil menonton tv dengan tangan sibuk memakan kacang mete seolah tak melihat kehadirannya. Merasa diacuhkan, Sopian bangkit dari duduknya dan mendekati Haruna yang duduk di karpet bersama Lissa serta sibuk dengan mainannya bersama Aldo. Mendapati Sopian yang duduk mepet di sampingnya, Haruna hanya melirik sekilas dan menatap kembali layar tv yang sedang menayangkan film “Azab” kesukaan Aldo dan Lissa. “Bagi kacangnya!” kata Sopian yang mepet-mepet seperti kambing bandot pengin kawin. Haruna melirik tanpa suara dan justru menjauhkan toples kacang mete dari jangkauan Sopian yang langsung cemberut. D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD