Shine harus banyak-banyak menahan kesabaran selama hampir dua àbulan bekerja di perusahaan milik lelaki gila bernama Zafier. Apalagi ditambah lelaki itu jadi bertindak semuanya sejak dia tanpa sengaja membongkar rahasia keluarganya. "Shine--" Shine mengalihkan tatapannya dari layar komputer saat mendengar seruan bosnya di ambang pintu dan langsung berdiri. "Iya Pak Williem." "Antarkan ini ke ruangannya Pak Zafier." Williem menyerahkan beberapa katalog di tangannya ke Shine yang menerimanya dengan terpaksa. "Aku tidak bisa membantumu apa-apa karena dia bos yang suka memerintah dan kita hanya anak buah yang harus menuruti kemauannya." "Ya kali Pak saya selain jadi asisten juga jadi kurirnya dia," degus Shine kesal. "Kamu tahu sendiri kalau itu hanya alibinya dia untuk memanggilmu ke

