"Aku begitu excited membuatkan gaun pernikahanmu ini," ucap Azalea dengan wajah bahagia, duduk berhadapan dengan Shine di dalam kantornya di butik. "Tidak sabar dan deg-degan menunggu hari besar kalian." "Kami hanya mengulangnya, Eonni. Kami sudah menikah." "Tidak..tidak...tidak." Azalea yang sedang mencoret-coret buku sketsanya menggelengkan kepala, nampak tidak terima. "Zaf yang i***t seharusnya tidak melakukan itu. Pernikahanmu nantilah yang harus kamu ingat karena kami semua akan hadir untuk memberkati kalian. Pesta bersama keluarga, mengenakan gaun pernikahan yang cantik, pelemparan buket bunga dan hal-hal lainnya. Kamu harus mendapatkan itu semua." Shine memlabas senyuman hangat Azalea. "Zaf akan membayar berapapun harga gaun yang Eonni rancang ini." Azalea langsung menatapnya ti

