Makan malam dengan orang banyak uang, ya beginilah. Maksud hati hendak berbincang, yang ada si Datuk ngomong sendiri seperti truk yang melaju kencang di jalan satu arah menuju Tanjung Priuk..ngeeeenggg..ngeenggg..tak pakai klakson. Kau nekat menyeberang, dihantam saja tak pakai rem, wassalam dan kau lumat seketika. Apapun yang ia punya, langsung disombongkannya, bahkan ia tega bercerita tentang upilnya, yang pada satu jumat keramat, berubah jadi emas. "Kome tengah makan ni, aok sibuk pulak bahas korek hidung. Habat sungguh." Istrinya yang dua pertiga cantik memperingatkan si suami yang jorok karena membahas tai disaat makan. "Hak..hak..hak.." Gaya merasakan garpu ditangannya bergetar karena tawa Datuk Karim yang kuat. Karim si Karun yang pongah, kau tengok jelah, hartamu akan habis dim

